Puisi sang Lebah

seribu satu daun

seribu satu daun seribu satu daun mengering dan gugur, tapi tidak aku. seratus satu ranting mengering dan patah, tapi tidak aku. sepulu...

bie 2 Oct, 2014 1

kepada sang tamu

kepada sang tamu kepada sang tamu : sebuah puisi Odhys ini negeri aneh, tuan ibu kotanya sebuah hati yang lapuk suatu saat k...

bie 11 Dec, 2013

aku dan sinta dan pelangi untuknya

aku dan sinta dan pelangi untuknya                                                   # gamang di sepenggal zaman ku bayang wajah mu ...

bie 3 Sep, 2013

duduk diam dalam sahaja

duduk diam dalam sahaja bisik angin mengurai berisik gaduh sauh yang mengaduh meratap ombak yang mengg...

bie 25 Jun, 2013

tanya tak terjawab sempurna

tanya tak terjawab sempurna Jika saja, ku jawab tanya mu tanpa ragu mungkin, saat ini jarak tidak memisahkan kita terlampau j...

bie 22 Jun, 2013

Ich bin Verliebt

Ich bin Verliebt                                                       januari ...

bie 27 May, 2013

Agama adalah penyesalan tanpa henti

disana, bahkan mereka alpa itu ada, hamparan luas bersekat padat menyesakkan, dan nyala api tak lagi mampu menerangi, terhalang jelaga h...

bie 21 May, 2013

bermahkota berjubah bertongkat musa

bermahkota berjubah bertongkat musa sudah, hentikan saja keluh kesahmu. campakkan saja agama para pemuka negerimu. yang membuat me...

bie 19 May, 2013

sekat antara kau dan diri ku

ketika ku rindu , kau bilang belum waktu ku.. ketika ku tunggu, kau singkap pintu taman untuk diri ku ku hirup.. semerbak wangi bung...

bie 9 May, 2013

Saat Kita Menjadi Musa

Saat Kita Menjadi Musa anak-anak yang tak paham hukum merengek-rengekkan keadilan waktu ke waktu hus, diamlah ! kataku. Diamlah  seb...

bie 20 Dec, 2012